Daerah  

Tiga Agenda Besar Rakernas PTMBB Se-Indonesia: Konsolidasi Organisasi, Tugu Manalu, dan Sekjen Baru

Avatar photo
Jajaran pengurus Rakernas PTMBB se-Indonesia pada saat acara berlangsung, (foto: FT/Jehman)
banner 120x600

JAKARTA – Parsadaan Toga Manalu Boru dohot Bere (PTMBB) Se-Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 26–27 Juni 2026 di Avenzel Hotel and Convention Cibubur. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program organisasi sekaligus menetapkan sejumlah keputusan penting bagi keberlangsungan PTMBB Indonesia.

Rakernas tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PTMBB Se-Indonesia, Sabam Parulian Parsaoran Manalu, SE., M.A.P., bersama jajaran pengurus pusat, wilayah, daerah, serta peserta Rakernas dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam Rakernas ini, terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan, yakni monitoring program kerja Pengurus PTMBB, percepatan pembangunan Tugu PTMBB Indonesia di Tipang, serta pemilihan dan penetapan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PTMBB Indonesia periode 2023–2029 melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW).

Dalam pembahasan pembangunan Tugu Manalu di Tipang, Rakernas memutuskan pembangunan tetap dilanjutkan hingga selesai. Ketua Panitia Pembangunan Tugu Manalu, Ir. Romein Manalu, menyampaikan perkembangan pembangunan serta kebutuhan anggaran yang masih diperlukan.

Berdasarkan laporan panitia, penyelesaian pembangunan Tugu Manalu diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp1,5 miliar, belum termasuk kebutuhan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan.

Dalam proses penggalangan dana yang telah dilakukan, keluarga besar PTMBB berhasil menghimpun dana sebesar Rp750 juta. Rakernas mendorong seluruh pengurus wilayah, daerah, dan sektor untuk terus meningkatkan sosialisasi serta penggalangan dana guna mempercepat penyelesaian pembangunan tersebut.

Panitia pembangunan Tugu Manalu juga disarankan menunjuk koordinator atau person in charge (PIC) penggalangan dana di setiap wilayah maupun daerah agar proses pengumpulan dana berjalan lebih maksimal.

Agenda penting lainnya dalam Rakernas adalah pemilihan Sekretaris Jenderal PTMBB Indonesia menggantikan Sekjen sebelumnya, Jamuntal Manalu, S.H., M.H., yang telah meninggal dunia.

Berdasarkan hasil usulan dan masukan peserta Rakernas, forum menetapkan secara aklamasi Adol Frian Rumaijuk sebagai Sekretaris Jenderal PTMBB Indonesia sisa masa bakti 2023–2029.

Selain keputusan tersebut, Rakernas juga menghasilkan sejumlah rekomendasi organisasi. DPP PTMBB ditugaskan membentuk tim perumus atau panitia khusus untuk mempersiapkan rumusan Mars PTMBB yang akan ditetapkan pada Musyawarah Besar (Mubes) PTMBB Tahun 2029.

DPP PTMBB juga ditugaskan menyusun rumusan penataan serta penguatan organisasi PTMBB yang akan dibahas dan ditetapkan dalam Mubes 2029. Penetapan tuan rumah dan panitia Mubes 2029 juga diamanahkan untuk dipersiapkan paling lama satu tahun sebelum pelaksanaan.

Sidang Rakernas dipimpin oleh pimpinan sidang Rijon Manalu, St. Togap Manalu, St. Adol F. Rumaijuk, Parlindungan Manalu, dan Sahat Mangaraun Manalu.

Melalui Rakernas ini, PTMBB Se-Indonesia berharap seluruh jajaran pengurus semakin solid menjalankan program organisasi, memperkuat tali persaudaraan Toga Manalu Boru dohot Bere, serta melanjutkan pembangunan Tugu Manalu sebagai simbol persatuan keluarga besar Manalu di Indonesia. (Jehman)