Keluarga Besar BRI Cabang Tarutung Gelar Ibadah Rutin Bulanan, BRI Unit Silindung Tarutung Jadi Tuan Rumah, Ingatkan Kebaikan Tuhan

Avatar photo
banner 120x600

TAPUT – Keluarga Besar BRI Cabang Tarutung kembali menggelar ibadah rutin bulanan yang dilaksanakan secara offline dan online melalui Zoom bersama seluruh unit kerja dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) binaan BRI Cabang Tarutung, Rabu (15/7/2026). Pada kesempatan ini, BRI Unit Silindung Tarutung bertindak sebagai tuan rumah.

Ibadah yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut diikuti oleh jajaran pegawai dan karyawan BRI Branch Office Tarutung yang beragama Kristen sebagai bagian dari pembinaan rohani sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan kerja.

Renungan firman Tuhan diambil dari Mazmur 103:1-3 dan 14, yang mengajak setiap orang percaya untuk senantiasa mengingat segala kebaikan Tuhan serta menyadari keterbatasan manusia sebagai makhluk ciptaan-Nya.

Dalam khotbahnya, Pdt. Dr. Donald Pieter Sinaga, M.A. menyampaikan bahwa Daud mengingatkan dirinya sendiri agar tidak melupakan Tuhan.

“Karena manusia memiliki dua penyakit. Pertama, mudah lupa ketika sudah diberkati. Kedua, mudah menjadi sombong ketika merasa kuat,” ujar Pdt. Donald.

Ia menegaskan bahwa ada tiga kebaikan besar Tuhan yang tidak boleh dilupakan, yakni Tuhan mengampuni dosa, menyembuhkan penyakit, dan menebus kehidupan manusia. Menurutnya, seluruh kebaikan tersebut terjadi bukan karena kehebatan manusia, melainkan semata-mata karena kasih karunia Tuhan.

Mengutip Mazmur 103 ayat 14, Pdt. Donald menjelaskan bahwa Tuhan memahami kelemahan manusia.

“Dia ingat bahwa kita ini debu. Tuhan tahu kita lemah, lelah, gagal, dan rapuh seperti debu. Justru karena kita ‘debu’, Tuhan berbelas kasihan. Dia tidak menuntut kita sempurna, tetapi menghendaki kita datang kepada-Nya apa adanya,” jelasnya.

Menutup khotbahnya, Pdt. Donald mengingatkan seluruh jemaat agar tetap menyadari nilai diri di hadapan Tuhan.

“Di mata dunia kita mungkin tidak ada apa-apanya, tetapi di mata Tuhan kita sangat berharga karena Dia selalu mengingat kita,” pesannya.

Doa syafaat dalam ibadah tersebut dipimpin oleh Sesilya Siburian, yang memohon berkat Tuhan bagi seluruh pegawai dan keluarga besar BRI agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, sukacita, serta penyertaan dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.

Persekutuan doa rutin yang dilaksanakan setiap bulan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan rohani bagi insan BRI, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara pegawai.

Rangkaian ibadah ditutup dengan doa penutup dan ucapan syukur bersama dalam suasana penuh sukacita, kekeluargaan, dan semangat untuk terus mengingat serta mengandalkan kebaikan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. (Jehman)