Breaking News
Pemkab Taput Harapkan Dukungan Sosialisasi Reguler dalam Mengelola Lahan MHA ‎Pemkab Taput Ajak HKBP Sinergi Bangun Generasi Brilian dan Kembangkan Wisata Rohani Salib Kasih ‎Segarkan Birokrasi, Bupati JTP Lantik Pejabat Eselon II dan Beri Deadline Satu Minggu Serahkan Program Konkret ‎ ‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP) secara resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Pelantikan yang dilaksanakan berdasarkan SK Bupati Nomor 100.3.3.2/236/V/2026 ini berlangsung khidmat di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Rabu (06/05/2026). ‎ ‎​Dalam arahannya, Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk penyegaran organisasi dan penyesuaian kebutuhan pelayanan publik yang semakin dinamis. Beliau menekankan bahwa jabatan yang diamanahkan harus dijaga dengan integritas tinggi melalui pakta integritas dan kontrak kerja yang telah disepakati bersama. ‎ ‎​”Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya kita untuk memaksimalkan kinerja birokrasi. Saya merasa penilaian masyarakat terhadap kinerja kita masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, saya meminta komitmen penuh dari saudara-saudara yang baru dilantik untuk bekerja bersama pimpinan demi pencapaian visi dan misi Tapanuli Utara,” tegas Bupati JTP. ‎ ‎​Bupati juga memberikan instruksi khusus kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera bergerak cepat. Beliau memberikan tenggat waktu satu minggu bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyerahkan rincian program konkret hasil breakdown dari visi dan misi Bupati. ‎ ‎​”Saya minta dalam satu minggu ke depan, semua dinas memberikan program yang konkret kepada kami. Jangan sampai pimpinan yang harus menjadi kepala dinas. Saudara harus mampu menjadi mitra kerja yang produktif dan memberikan ide-ide segar,” tambahnya. ‎ ‎​Menutup arahannya, Bupati mengingatkan pentingnya dukungan keluarga, terutama para istri, dalam menunjang kinerja suami. Beliau berharap para pejabat dapat melangkah tegak dalam melakukan karya mulia sebagai pelayan masyarakat di Tapanuli Utara. ‎ ‎​Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng, Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M. Si, Ketua TP PKK Taput Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, Ketua DWP Kabupaten Tapanuli Utara, para rohaniawan, pimpinan perangkat daerah, serta keluarga ‎Segarkan Birokrasi, Bupati JTP Lantik Pejabat Eselon II dan Beri Deadline Satu Minggu Serahkan Program Konkretpejabat yang dilantik. ‎Bupati JTP Hutabarat: Filosofi Pendidikan Batak Adalah Peluang Emas Membangun Taput ‎Bupati Tapanuli Utara Pimpin Evaluasi Dokumen IG Tenun Ulos Ragidup Silindung

Bupati Humbahas Ikuti Rakor Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan di Jakarta

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

HUMBAHAS – Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin 22 September 2025.

Dari Provinsi Sumatera Utara, hadir Wakil Gubernur Sumut, H. Surya, B.Sc., beserta beberapa kepala daerah lainnya, termasuk para bupati dari wilayah sentra perkebunan seperti Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Samosir, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Nias Utara.

Mulai Tahun Anggaran 2025, Kementerian Pertanian memperoleh alokasi Anggaran Belanja Tambahan (ABT) untuk pelaksanaan program hilirisasi komoditas perkebunan yang menjadi prioritas nasional. Program ini diharapkan dapat memperkuat nilai tambah, meningkatkan daya saing produk perkebunan, serta membuka lebih banyak peluang kerja dan investasi di daerah.

Kehadiran para kepala daerah ini menegaskan komitmen daerah dalam mendukung kebijakan hilirisasi nasional yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas lokal dan memperkuat daya saing produk perkebunan di pasar domestik maupun ekspor.

Rakor ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden, khususnya agenda hilirisasi sektor perkebunan.

Selain membahas arah kebijakan dan strategi pelaksanaan, para peserta juga diminta membawa data teknis perkebunan di wilayah masing-masing. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun langkah konkrit percepatan hilirisasi di daerah.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan hilirisasi perkebunan tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran, tetapi juga pada sinergi lintas sektor dan daerah. Dengan demikian, diharapkan program ini dapat berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi petani, pelaku usaha, serta masyarakat luas.

Sejalan dengan Mentan, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa hilirisasi Pengembangan Kelapa Sawit dan Kelapa ini merupakan lanjutan dari 8 Asta Cita Presiden yaitu Melanjutkan Hilirisasi dan Mengembangkan lndustri Berbasis Sumber Daya AIam untuk Meningkatkan Nilai Tambah di Dalam Negeri (diskominfo)