Breaking News
Bupati Taput Terima Penghargaan Posbankum dari Menkum RI Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si terima penghargaan atas komitmen pembentukan Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan. Penghargaan diserahkan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu 10/6/2026. Kegiatan dibuka Menteri Hukum RI bersama Gubernur Sumatera Utara. Peresmian Posbankum jadi wujud komitmen pemerintah memperluas akses layanan hukum yang mudah, cepat, dan terjangkau hingga ke desa. Pembentukan Posbankum di Sumut bagian dari pemerataan layanan hukum. Kehadiran Posbankum juga mendukung program Perlindungan Rakyat melalui Restorative Justice yang mengedepankan penyelesaian hukum secara adil, humanis, dan berorientasi pemulihan. Penghargaan diberikan kepada daerah yang telah membentuk Posbankum di seluruh desa dan kelurahan. Pemkab Taput telah menerbitkan SK Posbankum untuk 252 desa/kelurahan, terdiri dari 241 desa dan 11 kelurahan. Bupati Jonius menyatakan, Posbankum jadi sarana pelayanan dan konsultasi hukum bagi masyarakat. “Keberadaan Posbankum diharapkan meningkatkan kesadaran hukum sekaligus memperkuat perlindungan hak-hak warga,” ujarnya. Sebelumnya, Pemkab Taput juga raih penghargaan di bidang hukum, antara lain Indeks Reformasi Hukum dan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum. Capaian ini bukti komitmen memperkuat tata kelola dan pelayanan hukum kepada masyarakat Wabup Taput Buka Pameran Foto Toba Heritage 2026 di Siborongborong Ketua TP PKK Taput Monitoring Desa Percontohan di Dua Kecamatan Wabup Taput Buka Sosialisasi PPTPKH, Kejar Kepastian Hukum Tanah Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S. Si, M. Si meninjau kondisi Taman Kota dan Tanggul Sungai Aek Sigeaon

Bupati Humbahas Kukuhkan 11 Kepala Desa di Kecamatan Onan Ganjang

Avatar photo
banner 120x600

HUMBAHAS – Foktanews.online ||Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, S.E mengukuhkan 11 (sebelas) Kepala Desa Se-Kecamatan Onan Ganjang bertempat di Aula Kantor Camat Onan Ganjang, Jumat 1 November 2024.

 

Pengukuhan dan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa ini berdasarkan Keputusan Bupati Humbang Hasundutan Nomor 138 Tahun 2024 tentang Pengesahan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa terpilih di Kabupaten Humbang Hasundutan.

 

Dari 12 Desa yang ada di Kecamatan Onan Ganjang, Kepala Desa yang dikukuhkan adalah 11 (sebelas) orang Kepala Desa se-Kecamatan Onan Ganjang, sedangkan 1 (satu) Desa dalam proses PAW. Berikut nama Kepala Desa yang dikukuhkan:
1. Kepala Desa Sanggaran II Lamhot Marbun,
2. Kepala Desa Hutajulu Tolopan Marbun,
3. Kepala Desa Onan Ganjang Mulatua Banjarnahor,
4. Kepala Desa Parbotihan Pagar Marbun,
5. Kepala Desa Sampetua Jongga R. Simanullang,
6. Kepala Desa Sigalogo Arifin Tua Purba, S.Kom, M. Kom,
7. Kepala Desa Sihikkit Sihar Marbun,
8. Kepala Desa Batu Nagodang Siatas Hiras Simanullang,
9. Kepala Desa Sibuluan Antoni Sihombing,
10. Kepala Desa Parnapa Parlindungan Simanullang dan
11. Kepala Desa Janji Nagodang Ramles Lumban gaol.

Pengukuhan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Jaulim Simanullang, Kadis PMDP2A Maradu Napitupulu, Kasatpol PP Humbang Hasundutan Vandeik Simanungkalit, Kadis Kominfo Batara Franz Siregar, Camat Onan Ganjang Posma Sahat Tua Simanullang dan Forkopimca Kecamatan Onan Ganjang.

 

Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor dalam sambutannya menyampaikan Selamat dan Sukses kepada seluruh Kepala Desa yang telah dikukuhkan.

 

Dengan bertambahnya masa jabatan ini diharapkan para Kepala Desa lebih bersemangat dan sunguh-sungguh lagi melayani masyarakat, melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

 

Secara khusus di Onan Ganjang ini saya pesankan kepada Kepala Desa agar dana desa dapat dipergunakan dengan benar, sudah ada aturan yang berlaku, kita semua harus melaksanakannya.

 

Kepala Desa juga diharapkan memberikan perhatian khusus terkait penanganan stunting. Penanganan stunting, harus kita urus dengan baik. Bekerjasama dengan orangtua, bidan desa dan elemen masyarakat lainnya.

Seperti peribahasa orang Batak Mengatakan ‘anakkon hi do Hamoraon di au.’ Jadi semua Orang Batak mengharapkan anaknya itu orang Berhasil. Jadi kita pastikan angka stunting di Humbang Hasundutan harus turun menjadi seminimal mungkin.

 

Selain itu, Kepala Desa harus peka terhadap keluarga yang belum beruntung secara ekonomi, harus dibantu dan ditangani secara serius, dan yang terakhir, BPJS Kesehatan harus sudah ter’cover’ seluruh masyarakat desa.

 

Dana desa harus dipergunakan dengan benar, mana yang paling prioritas dan harus penuh dengan perencanaan yang baik. (J.E.H)