TAPUT – Dalam upaya meningkatkan minat baca di kalangan generasi muda, Mobil Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan kunjungan literasi ke SD Negeri 173309 Parhorboan yang berada di Desa Parhorboan, Kecamatan Pagaran, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 139 siswa yang terdiri dari berbagai tingkat kelas. Kehadiran Mobil Perpustakaan Keliling disambut dengan penuh antusias oleh para siswa. Mereka tampak bersemangat memilih dan membaca berbagai koleksi buku yang tersedia, mulai dari buku cerita anak, buku pengetahuan umum, hingga buku pembelajaran yang dapat menambah wawasan dan mendukung proses belajar di sekolah.
Selain membaca di tempat, para siswa juga diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai jenis buku serta manfaat membaca sejak usia dini. Petugas perpustakaan turut memberikan arahan kepada para siswa agar gemar membaca serta memanfaatkan buku sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi.
Kepala SD Negeri 173309 Parhorboan, Elly Purba, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Dinas Perpustakaan Kabupaten Tapanuli Utara atas kunjungan Mobil Perpustakaan Keliling tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi siswa sekaligus menjadi motivasi untuk menumbuhkan budaya membaca di lingkungan sekolah.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Mobil Perpustakaan Keliling ini. Anak-anak terlihat sangat senang dan antusias membaca buku-buku yang disediakan. Kegiatan seperti ini sangat membantu sekolah dalam menumbuhkan minat baca serta memperluas wawasan siswa,” ujar Elly.
Ia juga berharap program literasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, khususnya di sekolah-sekolah yang berada di wilayah pedesaan, sehingga para siswa memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengakses berbagai bahan bacaan yang bermanfaat.
Melalui program Perpustakaan Keliling ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat, khususnya bagi pelajar yang berada di daerah yang jauh dari fasilitas perpustakaan.
Program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya membaca sejak dini di kalangan generasi muda, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tapanuli Utara.(Jehman)




