RIAU – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap situasi kamtibmas dan mendengar langsung aspirasi masyarakat, Polsek Teluk Meranti menggelar kegiatan Minggu Kasih pada Minggu (27/4), bertempat di Gereja Gerakan Pantekosta, Kelurahan Teluk Meranti.
Kegiatan dimulai pukul 11.00 WIB dan dipimpin oleh Aipda Togap Sitorus bersama dua personel piket Yanmas Polsek Teluk Meranti. Program ini merupakan bagian dari Quick Wins Presisi Kapolri yang bertujuan menjalin komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh 25 jemaat, warga menyampaikan keluhan mengenai kebiasaan sejumlah remaja yang nongkrong hingga larut malam di warung-warung sekitar pemukiman. Aktivitas tersebut dinilai mengganggu jam istirahat warga dan berpotensi menimbulkan kerawanan kamtibmas.
Menanggapi hal tersebut, Aipda Togap Sitorus menyampaikan bahwa Polsek Teluk Meranti akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda setempat untuk mencari solusi dan melakukan penertiban.
“Kegiatan Minggu Kasih ini adalah ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan permasalahan secara terbuka. Setiap masukan akan kami tindak lanjuti demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujar Aipda Togap.
Kegiatan berakhir pukul 12.00 WIB dengan situasi aman dan terkendali. Polsek Teluk Meranti berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
( Red)
Berita Terkait
Segarkan Birokrasi, Bupati JTP Lantik Pejabat Eselon II dan Beri Deadline Satu Minggu Serahkan Program Konkret Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP) secara resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Pelantikan yang dilaksanakan berdasarkan SK Bupati Nomor 100.3.3.2/236/V/2026 ini berlangsung khidmat di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Rabu (06/05/2026). Dalam arahannya, Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk penyegaran organisasi dan penyesuaian kebutuhan pelayanan publik yang semakin dinamis. Beliau menekankan bahwa jabatan yang diamanahkan harus dijaga dengan integritas tinggi melalui pakta integritas dan kontrak kerja yang telah disepakati bersama. ”Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya kita untuk memaksimalkan kinerja birokrasi. Saya merasa penilaian masyarakat terhadap kinerja kita masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, saya meminta komitmen penuh dari saudara-saudara yang baru dilantik untuk bekerja bersama pimpinan demi pencapaian visi dan misi Tapanuli Utara,” tegas Bupati JTP. Bupati juga memberikan instruksi khusus kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera bergerak cepat. Beliau memberikan tenggat waktu satu minggu bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyerahkan rincian program konkret hasil breakdown dari visi dan misi Bupati. ”Saya minta dalam satu minggu ke depan, semua dinas memberikan program yang konkret kepada kami. Jangan sampai pimpinan yang harus menjadi kepala dinas. Saudara harus mampu menjadi mitra kerja yang produktif dan memberikan ide-ide segar,” tambahnya. Menutup arahannya, Bupati mengingatkan pentingnya dukungan keluarga, terutama para istri, dalam menunjang kinerja suami. Beliau berharap para pejabat dapat melangkah tegak dalam melakukan karya mulia sebagai pelayan masyarakat di Tapanuli Utara. Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng, Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M. Si, Ketua TP PKK Taput Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, Ketua DWP Kabupaten Tapanuli Utara, para rohaniawan, pimpinan perangkat daerah, serta keluarga Segarkan Birokrasi, Bupati JTP Lantik Pejabat Eselon II dan Beri Deadline Satu Minggu Serahkan Program Konkretpejabat yang dilantik.
Dibaca: 80