Breaking News
‎Bupati Tapanuli Utara Tekankan Sinergitas Pemerintah dan Gereja dalam pembangunan SDM ‎Bupati Taput Ajak Siswa SMAN 1 Pagaran Berpikir Futuristik dan Kuasai Pertanian Modern ‎Tepati Tenggat Waktu, Pemkab Tapanuli Utara Serahkan LKPD Unaudited TA 2025 ke BPK RI Perwakilan Sumut ‎ Bupati Tapanuli Utara Tekankan Kompetensi, Integritas, dan Kepemimpinan dalam Seleksi JPT Pratama Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel melalui pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (Pemaparan Makalah dan Wawancara) pada Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) secara terbuka Tahun 2026. Penegasan itu disampaikan Bupati saat memberikan bimbingan dan arahan pada pembukaan kegiatan yang berlangsung di Kantor UPTD Pusat Assessment Provinsi Sumatera Utara, Medan, Senin (30/3/2026). Arahan Bupati dihadapan 37 orang peserta menyampaikan bahwa seleksi terbuka tersebut merupakan wujud nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menerapkan sistem merit, yakni penempatan aparatur sipil negara berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja, tanpa diskriminasi. Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa proses seleksi tidak hanya didasarkan pada kemampuan teknis semata, tetapi juga menilai aspek kepemimpinan, integritas, serta kemampuan membangun kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. “Pelaksanaan seleksi terbuka ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan sistem merit, yaitu menempatkan ASN berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja tanpa diskriminasi. Hal ini sejalan dengan upaya kita bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ujar Bupati. Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara membuka ruang seluas-luasnya kepada para peserta yang memenuhi syarat, baik dari dalam maupun dari luar Kabupaten Tapanuli Utara, untuk ikut berkompetisi secara sehat dalam mengisi jabatan-jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah. “Melalui seleksi terbuka ini, kita membuka peluang kepada semua pihak, baik yang berasal dari Kabupaten Tapanuli Utara maupun dari luar Kabupaten Tapanuli Utara untuk berpartisipasi dalam mengisi posisi-posisi penting. Saya menekankan bahwa proses seleksi ini tidak hanya berdasarkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kepemimpinan yang mampu bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah,” tegasnya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menginginkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang bukan hanya unggul dalam aspek administratif dan teknis, tetapi juga mampu menjadi penggerak organisasi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal Kembali Salurkan Bantuan, ‎Bupati Taput Serahkan Bantuan Kemensos RI Senilai Rp2,9 Miliar bagi Korban Bencana Hidrometeorologi

Bupati Humbahas Hadiri Langsung Rakernas Apkasi XV, Dibuka Oleh Wapres RI

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Fokta News, Humbahas – Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE menghadiri secara langsung Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XV dan Otonomi Expo 2023 Kamis (20/7) yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (Apkasi) di Nusantara Hall, ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Kegiatan Rakernas XV APKASI dan APKASI Otonomi Expo 2023 dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Bpk. Ma’ruf Amin, didampingi oleh Menteri Dalam Negeri RI, Menteri Koperasi dan UMKM, Ketua KPK RI, Penjabat Gubernur Banten, Bupati Tangerang, dan Ketua Umum, Sekjen serta Bendahara Umum APKASI.

Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya menekankan bahwa bangsa Indonesia tidak lama lagi akan menghadapi pesta demokrasi, Pemilu dan Pilkada terbesar yang berlangssung secara serentak pada tahun 2024 dan paling kompleks dalam sejarah politik di Indonesia.

Wapres berharap pemimpin di kabupaten dan jajarannya sigap dalam menjaga stabilitas dan keamanan menjelang hingga pelaksanaan pemilu dan pilkada. Meningkatkan koordinasi dan antisipasi potensi kerawanan yang mungkin muncul agar Pemilu Tahun 2024 dalam berjalan lancar, sehingga Pemilu dan Pilkada menjadi proses lahirnya pemimpin-pemimpin yang transformatif, pemimpin yang akan mengelola penyusunan kebijakan negara dan daerah agar mendatangkan maslahat bagi rakyat.

Wapres juga mengharapkan pemimpin yang terpilih adalah pemimpin yang mampu menjaga komitmen dalam mendorong kemajuan otonomi daerah. Otonomi daerah dan desentralisasi adalah pilihan terbaik bagi negara dalam mengelola pemerintahan untuk mendekatkan pelayanan publik dan mendorong pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan, mewakili teman-teman Bupati memberikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada Wapres KH. Ma’ruf Amin, bisa menghadiri dua acara penting Apkasi, yaitu membuka rakernas dan pameran Apkasi dan ini menjadi semangat tersendiri bagi kepala daerah yang terus berupaya keras untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Sebagai bentuk peran dan fungsi Apkasi dalam memfasilitasi peningkatan kapasitas anggotanya, termasuk memfasilitasi kebangkitan perekonomian anggotanya, Apkasi telah melaksanakan sejumlah forum bisnis yang mempertemukan pemerintah daerah dengan para buyer dan investor potensial.

Selain itu, Apkasi saat ini sedang merancang forum perdagangan antar daerah yang melibatkan asosiasi-asosiasi pengusaha untuk pemenuhan suplai dan demand di daerah. Tujuannya untuk menekan keran impor kebutuhan pokok dan mendukung program pemerintah dalam menstabilkan harga bahan pokok.

Sutan Riska juga mengatakan mewakili rekan-rekan kepala daerah yang tergabung dalam Apkasi memberikan apresiasi kepada Presiden dan Wakil Presiden berserta jajaran Kabinet Indonesia Maju yang telah memberikan komando dan arahan yang jelas kepada pemerintah daerah harus berbuat apa.

Pada kesempatan ini juga, Sutan Riska juga melaporkan selain rakernas, secara bersamaan digelar pameran komoditi dan investasi unggulan daerah yang diikuti 150 Pemerintah Kabupaten, 3 pemerintah provinsi, 2 kementerian,15 BUMN, 7 perusahaan nasional dan multinasional serta 30 UMKM yang menempati 248 stand.
(Mardiono.Simanjuntak)